Kumpulan Kata Mutiara Idul Fitri 2016 Dan Tata Cara Bertamu

Kata mutiara selamat idul fitri 2016 – Menjelang bulan Ramadhan dan bulan Syawal tahun ini mungkin Anda sudah mendapat beberapa kiriman kata-kata bijak atau kata mutiara idul fitri melalui gadget Anda. Hari raya Idul Fitri selain merupakan hari kemenangan setelah berpuasa pada bulan Ramadhan juga merupakan momen yang cocok untuk saling bersilaturahmi dengan kerabat dan keluarga besar. Silaturahmi bisa dilakukan dengan berbagai cara antara lain adalah berkunjung lansung ke kediaman, mengirimkan paket-paket lebaran, atau dengan mengirimkan kata-kata mutiara yang menggambarkan keindahan bulan Syawal. Pada momen Idul Fitri pula umat muslim memulai hidup baru setelah membersihkan diri dari dosa dan kembali ke fitrah. Agar benar-benar bersih dari dosa, tradisi saling meminta maaf lahir dan batin juga menjadi salah satu bentuk silaturahmi.
Selama 30 hari bulan Ramadhan, umat muslim disarankan untuk introspeksi diri terutama apa saja yang telah dilakukan selama sebelas bulan sebelumnya. Tentu manusia tidak pernah luput dari kesahalah, yang terpenting adalah kemauan untuk bertobat, minta maaf kepada orang yang telah disakiti baik sengaja maupun tidak sengaja dan tidak mengulangi  kesalahannya lagi agar menjadi pribadi yang lebih baik. Setelah ini akan diberikan beberapa inspirasi kata-kata yang mungkin bisa Anda kirimkan kepada sanak saudara untuk menjaga tali silaturahmi. Berikut adalah kumpulan kata mutiara idul fitri 2016.

Kumpulan Kata Mutiara Idul Fitri 2015 Dan Tata Cara Bertamu

Kumpulan Kata Mutiara Idul Fitri 2016, selamat idul fitri 2016, selamat idul fitri 1437h

Kata-kata mutiara untuk Idul Fitri
Setelah bulan Ramadhan usai, tibalah saatnya untuk merayakan kemenangan di bulan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri. Hari lebaran adalah hari liburan terbesar di Indonesia di mana banyak laju penduduk yang melakukan perjalanan baik pulang ke kampung halaman, pergi ke tempat wisata atau menjalin silaturahmi dengan kerabat yang sudah lama tidak bertemu. Selain melakukan kunjungan langsung, hal yang biasa dilakukan adalah saling berkirim pesan lebaran. Agar pesan lebaran yang Anda kirimkan bermakna dan mengena ikutilah beberapa tips berikut ini:

1. Minta maaf duluan
Jangan menunggu mendapat pesan dari orang lain, inisiatiflah mengirim pesan terlebih dahulu. Pesan yang dikirim tidak perlu menggunakan bahasa yang tinggi dan terlampau indah sampai tidak bisa dimengerti. Gunakanlah bahasa yang sederhana yang penting maksud Anda untuk meminta maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja atau tidak disengaja bisa dimaafkan oleh pihak sana. Berikut adalah beberapa contoh yang bisa Anda jadikan referensi:

Untuk lisan yang tak terjaga
Untuk janji yang terabaikan
Untuk hati yang berperasangka
Untuk sikap yang menyakitkan
Di hari yang fitri ini dengan tulus hati kuucapkan
Mohon maaf dan selamat lebaran

Bila ada langkah membekas lara
Ada kata merangkai dusta
Ada tingkah menorah luka
Mohon maaf lahir dan batin
Selamat hari raya Idul Fitri 143 H / 2016 M

Tiada pemberian terindah dan perbuatan termulia
Selain maaf dan saling memaafkan
Selamat Idul Fitri 1437 H
Minal aidzin wal faidzin

2. Bahasa yang sopan
Meskipun dengan teman sendiri permintaan maaf dan ucapan lebaran juga sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan. Terutama jika biasanya Anda menambahkan “X dan keluarga” itu berarti Anda merepresentasikan keluarga Anda ke keluarga penerima pesan. Ucapan yang menggunakan bahasa sopan juga lebih enak dibaca dan santun sehingga maksud baik Anda bisa tersampaikan dengan baik. Berikut adalah contoh ucapan lebaran yang sopan:

Apabila Idul Fitri yaitu lentera
Ijinkan membuka tabirnya dengan maaf
Supaya cahayanya menembus jiwa fitrah dari setiap khilaf
Mohon Maaf atas segala salah
Selamat Lebaran 1437 H

3. Berpantun
Agar tidak terlalu kaku dan mencairkan suasana, Anda bisa mengarang pantun atau sajak agar ucapan lebaran  lebih unik dan meninggalkan kesan di penerima pesan. Pantun tidak perlu yang rumit, yang penting berirama dan cocok dengan bait artinya. Contoh ucapan lebaran yang menggunakan pantun bisa dilihat seperti ini:

Melati semerbak harum mewangi
Sebagai penghias di hari fitri
SMS ini hadir sebagai pengganti diri
Ulurkan tangan silaturahmi
Selamat Idul Fitri

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Untuk salah yang pernah ada
Dan khilaf yang sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan batin

Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh
Jika hati seputih awan, jangan biarkan dia mendung
Jika hati seindah bulan, hiasi ia dengan iman
Mohon maaf lahir dan batin

4. Kata Mutiara Idul Fitri 2016  Unik
Pesan-pesan yang unik biasanya beredar di kalangan yang lebih muda. Pesan-pesan ini cenderung kreatif dan menggunakan bahasa yang hanya dipahami oleh anak muda dan cocok dengan dunianya. Hal ini menunjukkan anak muda juga masih peduli dengan momen silaturahmi pada saat lebaran terutama di era modern ini yang sepertinya tingkat individualitas semakin meningkat. Berikut adalah beberapa contoh pesan yang unik dan berjiwa anak muda:

Mohon diinstal flashget di hatimu
Agar bisa mendownload permintaan maafku
Yang terhosting di hatiku paling dalam
 Berisi file mohon_maaf_lahir_batin.zip
Di folder Selamat_Hari_Raya_Idul_Fitri
Pada url minal-aidzin-wal-faidzin.com

MTV bilang kalo mau minta maaf ga usah nunggu lebaran
Orang bijak bilang kerennya kalo minta maap duluan
Ust. Jefri bilang orang cakep minta maap ga perlu disuruh
Kyai bilang orang jujur ga perlu malu untuk minta maap
Jadi karena merasa anak nongkrong yang jujur, keren, cakep, dan baik
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin ya sob

Kesungguhan dari permintaan maaf Anda kepada orang lain tidak bisa diterjemahkan ke dalam kata-kata. Tapi dengan merangkai kata-kata yang indah dan menarik bisa memberikan suasana yang damai dan menunjukkan kepada orang lain bahwa tali silaturahmi antara Anda dengan mereka harus tetap terjaga. Luangkanlah sedikit waktu Anda yang sedang dihabiskan bersama keluarga di hari yang fitri untuk sekedar berkirim pesan kepada orang lain. Niscaya hubungan baik yang tetap terjalin akan memudahkan jalan Anda di masa depan nanti.

Menjaga tali silaturahmi adalah kewajiban kita sebagai umat muslim bukan hanya kepada sesama namun juga kepada umat beda agama karena Islam mengajarkan kebersamaan dan toleransi. Meminta maaf duluan tanpa harus menunggu dimintai maaf akan lebih baik karena itu menandakan Anda adalah orang dengan hati yang lapang dan niscaya akan selalu dikelilingi oleh kebaikan.

Tata cara bertamu di rumah orang lain saat lebaran
Idul Fitri atau lebaran lekat sekali dengan silaturahmi yang dipenuhi dengan kue-kue manis dan minuman-minuman manis yang menggiurkan. Bahkan tidak jarang rumah-rumah yang menyediakan berbagai masakan khas lebaran dan mengajak tamunya untuk bersantap bersama. Meski dalam suasana kekeluagaan, bertamu ke rumah kerabat atau sanak saudara juga ada tata caranya. Berikut adalah tata cara bertamu agar tetap sopan dan santun:

1. Meminta ijin sebelum masuk ke rumah orang lain
Sebuah rumah adalah tempat bagi sebuah keluarga untuk berlindung di mana rumah adalah bagian penting dari privasi seseorang. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita meminta ijin kepada tuan rumah sebelum memasuki bagian dalam rumah. Permintaan ijin bisa dilakukan dalam bentuk memberi salam dengan baik dan suara yang sopan. Bisa juga dengan mengetuk pintu atau menekan bell sampai dibukakan pintu oleh penghuni rumah. Jika belum juga dibukakan pintu, jangan mengintip ke dalam rumah melalui jendela rumah meskipun terbuka karena hal itu tidak sopan. Jika dalam ketukan ketiga belum ada yang menjawab sebaiknya kembali lagi nanti, jangan memaksa.

2. Menjaga kesopanan
Setelah diperkenankan masuk masuklah setelah tuan rumah dan duduk jika sudah dipersilahkan. Cara duduk juga harus sopan dengan tidak menaikkan kaki ke kursi ataupun meja. Pada musim lebaran hampir setiap rumah meja tamunya dilengkapi dengan berbagai macam makanan dalam toples. Meski begitu, tunggulah hingga tuan rumah mempersilahkan Anda untuk menyicipi makanan yang disediakan. Ambillah makanan seperlunya dan jangan berlebihan, selain tidak sopan sisakan ruang di perut Anda untuk mengunjungi rumah kerabat yang lain karena menolak makanan dari tuan rumah itu sebenarnya tidak baik. Tunjukkan kegembiraan Anda ketika tuan rumah menawarkan makanan atau minuman dan jangan lupa berterima kasih, terutama ajarkan pada anak kecil untuk bersikap sopan kepada orang lain.

3. Jaga mata
Banyak memang orang yang mendekorasi rumahnya dengan unik dan mengisi perabotan dengan barang-barang yang jarang kita temui. Namun tahan rasa penasaran Anda apalagi berada di rumah orang yang tidak terlalu dekat dengan Anda. Jangan menoleh ke kanan dan kiri untuk mengamati detail dekorasi rumah karena tidak sopan. Anda bisa dikira sedang menyelidiki sesuatu dan memiliki niat tidak baik. Jika ada yang ingin ketahui misalnya ada pajangan yang menarik, pujilah pajangan tersebut lalu tanyakan kepada pemilik rumah di mana bisa mendapatkannya.

4. Sopan dalam berpamitan
Jangan bertamu terlalu lama, apalagi dim omen lebaran pasti banyak yang masih mau bertamu dan mengobrol dengan pemilik rumah. Pemilik rumah juga pasti lelah menerima tamu seharian, maka dari itu cukup menyampaikan maksud kedatangan seperti saling memaafkan, mengucapkan selamat merayakan lebaran dan sebagainya. Dalam berpamitan juga dilakukan dengan bahasa yang sopan dan jangan lupa bersalaman. Sebelum keluar rumah sampaikan rasa terima kasih atas penerimaan dan jamuannya dan sampaikan doa-doa kepada tuan rumah. Syukur-syukur jika tuan rumah mendoakan Anda kembali.

Demikian telah dibahas mengenai bagaimana membuat ucapan lebaran yang menarik dan mengena kepada orang lain bisa dengan bahasa yang formal atau bisa juga disampaikan dengan cara yang unik tapi tidak menghilangkan makna dan maksud terutama untuk meminta untuk diampuni segala kesalahannya. Dengan saling memaafkan Anda bisa membuka lembaran baru karena fitrah berarti suci di mana manusia dibersihkan dari kesalahannya dan diberikan kesempatan baru untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Dalam momen lebaran mengeratkan tali silaturahmi sudah menjadi bagian dari tradisi umat muslim. Baik menerima tamu atau bertamu sama-sama memiliki tata cara atau sopan santunnya sendiri yang sebaiknya ditaati agar hubungan baik tetap terjaga. Menjaga hubungan baik dengan banyak orang tidak hanya kepada umat muslim saja bisa jadi membukakan pintu rejeki yang lain untuk Anda. Amiin.

author
Author: