Kata Mutiara Islami Tentang Berkhianat, Inggris-Indonesia Terbaru

Kata Mutiara Islami Tentang Berkhianat, Inggris-Indonesia Terbaru –  Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan kembali menulis sebuah artikel kata mutiara islami dengan tema yang berbeda tentunya… ketika seseorang mendapat kepercayaan, ada kalanya dia yang bersikap jujur atau justru malah sebaliknya. dan yang akan saya tulis kali ini adalah kata mutiara islami tentang Berkhianat yang bersumber dari firman dan hadist, juga dari sumber-sumber orang yang benar-benar populer juga terpercaya.. terkadang orang yang berkhianat itu karena dia memiliki alasan tertentu seperti untuk mendapatkan keuntungan yang lebih bila dalam berbisnis (misalnya).

Kata Mutiara Islami Tentang Berkhianat, kata mutiara islami inggris indonesia terbaru

Sudah tidak sabar untuk segera menyantap rangkaiannya? baiklah, agar tidak banyak membuang waktu yukk kita simak bersama-sama kata mutiara islami tentang berkhianat berikut ini:

1. Profuse betrayal is a betrayal of the people, was the most vile traitor is the betrayal of a leader.
(Sebesar-besarnya pengkhianatan yaitu pengkhianatan seorang umat, sedang seorang pengkhianat yang paling keji adalah pengkhianatan seorang pemimpin.) Ali bin Abi Thalib.

2. In the most ancient books contents are as follows; That some things were accelerated siksaanya and can not be postponed again is the mandate of the betrayed, the good that is covered, the family decided to do and who like to oppress others.
(Dalam kitab kuno yang sebagian kandungannya adalah sebagai berikut; Bahwa sebagian hal yang dipercepat siksaanya dan tidak dapat ditunda lagi adalah amanat yang dikhianati, kebaikan yang ditutupi, keluarga yang diputuskan hubungannya dan yang suka menindas orang lain.) Kholid Ar-Robai.

3. Someone who can not hold their tongues amanahnya so straight, and he was not spoken so straight her heart straight
(Seseorang yang tidak bisa dipegang amanahnya sehingga lurus lisannya, dan dia tidak lurus lisannya sehingga lurus hatinya.) Al Hasan al Bashri.

4. In essence, a trustworthy person will not be betrayed unto you, and only you were regarded as traitors who could be trusted.
(Pada hakikatnya orang yang dapat dipercaya tidak akan berkhianat kepadamu, dan hanya engkaulah yang menganggap pengkhianat sebagai orang yang dapat dipercaya.) Al Hadist.

5. The characteristics of hypocrites that there are three, namely: when he said a lie, when he reneged on promises, and if believed she lied.
(Ciri-ciri orang yang munafik itu ada tiga yaitu: bila berkata dia bohong, bila berjanji dia mengingkari, dan bila dipercaya dia berdusta.) Al Hadist.

6. Beware of the third person: love betrayed, like doing injustice, and like pitting. For a traitor for your sake, he will betray it to you and the one who do evil for the sake of you, he will do evil to you, also a man who likes to pit for your sake, then he will do the same for you.
(Waspadalah terhadap ketiga orang yang: suka berkhianat, suka melakukan kezaliman, dan suka mengadu domba. sebab seorang yang berkhianat demi dirimu, ia akan berkhianat terhadapmu dan seorang yang berbuat zalim demi dirimu, ia akan berbuat zalim terhadapmu, juga seorang yang suka mengadu domba demi dirimu, maka ia pun akan melakukan hal yang sama terhadapmu.) Al Hadist.

7. By always maintaining trust and always tell the truth it can bring sustenance, while the treacherous and likes to tell lies that can bring kepakiran and hypocrisy.
(Dengan selalu menjaga amanah dan selalu berkata jujur itu dapat mendatangkan rezeki, sedangkan dengan khianat dan suka berkata bohong itu dapat mendatangkan kepakiran dan kemunafikan.) Al Hadist.

8. Sometimes it is easier to forgive someone who has been guilty rather than having to trust the person who has defected back.
(Terkadang lebih mudah memaafkan seseorang yang telah bersalah daripada harus mempercayai kembali orang yang sudah berkhianat.)

9. The promise was likened to a cloud overcast, and fulfillment as well as penepatannya it is raining
(Janji itu diibaratkan seperti awan yang mendung, dan pemenuhan serta penepatannya itu adalah hujan.)

Berkhianat terhadap sesama manusia mungkin masih bisa diampuni dengan cara minta maaf pada orang yang bersangkutan, tapi coba kita bayangkan jika kita berkhianat kepada Allah seperti menduakannya… sungguh itu dosa yang tidak akan pernah diampuni.
itulah sedikit kata mutiara islami tentang berkhianat yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua.. Amin. dan sampai jumpa.

author
Author: