Kata Mutiara Islami Tentang Cobaan, Inggris-Indonesia Terbaru

Kata Mutiara Islami Tentang Cobaan, Inggris-Indonesia Terbaru – Semua manusia yang hidup di muka bumi ini sudah pasti bakal di uji dan di berikan cobaan oleh sang pemiliknya (Allah SWT).
hanya dengan ketabahan dan iman yang besar agar kita dapat menjalani segala cobaan yang berat dan sepahit apapun cobaan itu. terkadang kita menganggap bahwa cobaan yang Allah berikan itu adalah suatu siksaan, padahal sesungguhnya itu adalah bentuk kasih sayang atau pengakuan tuhan terhadap hambanya.

Kata Mutiara Islami Tentang Cobaan, kata mutiara islami inggris indonesia terbaru

Berbicara mengenai cobaan, terkadang saya juga suka berputus asa atas ujian yang telah saya jalani.. namun disamping itu saya juga sadar bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya..
lohh …, kok malah jadi curhat ya.. 😀
yaudah, daripada kita bengong, yuk mendingan kita langsung ke pokok yaitu kata mutiara islami tentang Cobaan yang dilengkapi dengan bahasa inggris, berikut rangkaiannya:

1. Those who have been tried with difficulty, then for him there will not be a matter of happiness Allah
(Barang siapa yang tidak dicoba dengan kesulitan, maka baginya tidak akan ada sebuah kebahagiaan pun di sisi Allah.) Adh-Dhahak.

2. Survive suffer bitterness in life that suffering into wealth, (in return) is happiness.
(Bertahan menderita kepahitan dalam hidup sehingga penderitaan menjadi kekayaan, (imbalannya) adalah kebahagiaan.) Hamka.

3. The extent demanded and sought noble, it is difficult to get through, long way, and a lot of obstacles.
(Apabila besar yang dituntut serta mulia yang dicari, maka susah untuk melaluinya, panjang jalannya, dan banyak rintangannya.) Imam Al Ghazali.

4. Musing that there is only one army, but if the person complains it will be two reinforcements. the one that plagues the disaster and the second is the loss of rewards wait for the calamity itself.
(Musibah itu hanyalah ada satu bala, akan tetapi bila orangnya mengeluh maka akan menjadi dua bala. yang satu yaitu bala musibah dan yang kedua adalah merupakan hilangnya pahala sabar atas musibah itu sendiri.) Abdullah Al-Mubarrak.

5. Suffering souls leads to ugliness, despair is a source rather than apostasy, and the darkness of the heart is the base of suffering souls.
(Penderitaan jiwa mengarahkan pada keburukan, putus asa adalah merupakan sumber daripada  kesesatan, dan kegelapan hati adalah pangkal dari penderitaan jiwa.) Bediuzzaman Said Nursi.

6. Whoever it never felt difficulties, then he will never understand the virtues of others.
Barang siapa yang kesulitan itu tidak pernah dirasakannya, maka dia tidak akan pernah memahami nilai kebajikan orang lain.) Al Hadist.

7. Do not ever one of you once said: “Damn it all to me!” but better said: “Myself is not strong anymore to face this pain.”
(Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian pernah mengatakan: “Sial sekali aku!” tapi lebih baik berkata: “Diriku sudah tidak kuat lagi menghadapi derita ini.”) Al Hadist.

8. Do not be angry! do not be angry! do not be angry!
(Jangan marah! jangan marah! jangan marah!) Al Hadist.

9. Indeed Allah is all-benevolent the most merciful, he is creating and to Him we return. only he is also the power of removing and replacing sadness into happiness.
(Sesungguhnya Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang, dia yang menciptakan dan kepadanyalah kita kembali. hanya dia pula yang kuasa menghapus kesedihan dan menggantinya menjadi kebahagiaan.)

10. After God tested with pain, God must have prepared a wonderful gift for devout followers.
(Setelah Allah menguji dengan kepedihan, Allah pasti telah menyiapkan hadiah yang indah untuk umatnya yang saleh.)

11. Kind thought to God than the one we are experiencing grief.
(Berbaik sangka-lah kepada Allah dari kesedihan yang kita alami.)

12. If someone has incise wound in your heart, we must not be sad because God has prepared a remedy for the heart wound.
(Apabila seseorang telah menoreh luka di hatimu, tidak harus kita bersedih karena Allah telah menyiapkan obat untuk luka hatimu itu.)

13. Sturdiness step-mu in the struggle with the rigors of life it is not enough without faith sturdiness.
(Ketegapan langkah-mu dalam berjuang menghadapi kerasnya hidupmu itu tidaklah cukup tanpa ketegapan imanmu.)

14. Someone who has hurt you it is actually the person who makes your stronger
(Seseorang yang telah menyakiti hatimu itu sesungguhnya adalah orang yang membuat-mu semakin kuat.)

15. If life always say “No” to what you want, God will always say “Yes” to meet all needs.
(Apabila kehidupan selalu berkata “Tidak” atas apa yang kamu inginkan, Allah akan selalu berkata “Iya” untuk memenuhi semua kebutuhanmu.)

16. A smile is one way to solve a problem, while the silence is a way to avoid many problems
(Senyum merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan suatu masalah, sedangkan dengan diam adalah merupakan cara untuk menghindari banyak masalah.)

17. When a person is tested by God then let him grateful, because the trials given by God it is a way to elevate in rank.
(Ketika seseorang diuji oleh Allah maka hendaklah dia bersyukur, karena cobaan yang diberikan Allah itu adalah merupakan cara untuk mengangkat derajatnya.)

18. Sometimes God gives a tough day for us was to make us aware that only he is able to help us to get through the day.
(Kadang Allah memberikan satu hari yang berat kepada kita itu adalah untuk menyadarkan kita bahwa hanya dia yang mampu menolong kita untuk melewati hari itu.)

19. Let us not be too long crying over something, because it could be something that we are crying about it being something that we will be grateful in the future.
(Janganlah kita terlalu lama menangisi sesuatu, karena bisa jadi sesuatu yang kita tangisi itu menjadi sesuatu yang akan kita syukuri di kemudian hari.)

20. God will never let his servants constantly in sorrow, someday there will definitely be something that replaces all the tears that.
(Allah tidak akan pernah membiarkan hambanya terus-menerus dalam kesedihan, suatu saat nanti pasti akan ada sesuatu yang menggantikan semua tetesan air mata itu.)

21. With patience and spaciousness hearts, then we will feel lighter in the face of all trials.
(Dengan kesabaran dan kelapangan hati, maka kita akan merasa lebih ringan dalam menghadapi segala cobaan.)

22. Increase patient and piety, as Allah will not give a trial exceed the limits of his servants.
(Tingkatkan sabar dan takwa, karena sesungguhnya Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya.)

23. Speak to a big problem, that I have a great God.
(Berkatalah kepada masalah yang besar, bahwa aku memiliki Allah yang maha besar.)

24. If the liver is being hit by anxiety and grief, immediately get up and do something useful and beneficial, and hang out with people and multiply pious remembrance.
(Apabila hati sedang dilanda gelisah dan bersedih, segeralah bangkit dan kerjakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat, serta bergaullah dengan orang-orang saleh dan perbanyak berzikir.)

25. There is no enjoyment except after we run into trouble
(Tiada kenikmatan kecuali sesudah kita mengalami kesusahan.)

26. Distress that is a path to truth.
(Kesusahan itu adalah merupakan suatu jalan menuju kebenaran.)

27. Most people like to stumble on three cases, namely Treasure, Throne, and Love.
(Kebanyakan manusia suka tersandung pada tiga perkara, yaitu Harta, Tahta, dan Cinta.)

Demikianlah yang dapat saya sampaikan mengenai kata mutiara islami tentang Cobaan yang menjadi bahasan dalam artikel ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubungannya dengan artikel ini Penulis banyak berharap kepada para pembaca yang budiman memberikan kritik saran yang membangun kepada kami demi sempurnanya artikel ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis. Aamiin 

author
Author: