Kata Mutiara Islami Tentang Ibu, Anak, Dan Etiket Terbaru

Kata Mutiara Islami Tentang Ibu, Anak, Dan Etiket Terbaru – Pada kesempatan ini saya berinisiatif menulis kata mutiara islami tentang ibu, ibu adalah sosok wanita yang begitu berjasa.. dari mengandung, sampai merawat dan mendidik anaknya hingga besar dan dewasa, kasih sayang ibu amatlah besar.. seperti kata pepatah ”seganas-ganasnya harimau tidak akan menerkam anaknya sendiri” .. doa ibumu dikabulkan tuhan dan kutukannya jadi kenyataan, begitu Romha Irama berkumandang 😀 Hehehehe…..
kasih sayang ibu tidak akan pernah bisa terganti dengan apapun apalagi sejumlah nominal yang tidak seberapa, ibu adalah tempat kita mengadu dan memohon ampunan karna ridho ibumu adalah ridho Allah juga..

Kata Mutiara Islami Tentang Ibu, Kata Mutiara Tentang Anak, Kata Mutiara Tentang Etiket Terbaru

Banyak orang yang mengatakan bahwa sosok wanita itu lemah,  namun sesungguhnya dibalik itu semua tersimpan jiwa yang sabar.. oleh karnanya mari kita jungjung martabat seorang ibu, hormati dan bahagiakanlah ibu.. serta kita sebagai anaknya harus bisa menjadi kebanggaan seorang ibu karna dengan cara itulah kita bisa melihat ibu tersenyum, walau tidak akan bisa membalas semua yang telah dikorbankannya, Ok tanpa basa-basi lagi mari kita rangkai kata mutiara islami tentang ibu dibawah ini.

Kata Mutiara Islami Tentang Ibu :
1. Ibu merupakan sekolah yang paling utama bagi anak-anaknya.
2. Karna begitu utama seorang ibu, sampai Rasulullah pun lebih banyak menjawab ibu ketimbang ayah.
3. Andai kekuasaan dapat dibeli, jual ibumu untuk membelinya. kamu pasti bisa kembali membelinya.
4. Surga itu terletak dibawah telapak kaki ibu.
5. Dari sekian banyak hak yang diberikan kepada wanita, yang paling istimewa ialah hak menjadi seorang ibu.
6. Cinta yang tidak akan pernah luntur termakan jarak dan waktu hanyalah cinta dari seorang  ibu.
7. Orang tua di sekolah disebut pahlawan tanpa tanda jasa (padahal mendapat gajih bulanan dari pemeriintah), namuun begitu mulia seorang ibu yang melahirkan, dia tidak pernah memperhitungkan atas apa yang telah dibrikan pada anaknya.. kecuali berharap anaknya menjadi anak yang soleh.
8. Sebelum enkau dikandung.. ibu begitu menginginkanmu ada. sebelum engkau dilahirkan.. ibu sudah mengasihimu. sebelum enkau dikeluarkan dari kandungan.. ibu pun rela mati untukmu. begitu kiranya bentuk keajaiban kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya.
9. Hiasi pagimu dengan senyuman indah kepada ibumu.. maka Allah akan senantiasa memberkati harimu.
10. Janganlah kita menyakiti hati seorang ibu, karna kutukannya itu bisa jadi kenyataan.
11. Kita lihat langin yang terbentang luas serta dihiasi bintang-bintang yang indah berkilauan, namun itu tidak akan seindah cinta dan kasih seorang ibu.
12. Cintailah ibumu melebihi cintamu terhadap apapun termasuk cintamu kepada keasih, raja, dan lain sebagainya.
13. satu-satuunya perempuan di dunia ini yang tidak pernah mengecewakanku ialah seoran ibu
14. kasih sayang seorang ibu itu memang tanpa batas sampai anaknya tua sekalipun, namun belum tentu seorang anak yang sudah dewasa apalagi berkeluarga mampu menyayangi dan merawat ibunya yang telah lanjut usia dan tidak berdaya.
15. seorang anak beluum bisa dikatakan sukses meski dengan gelimang harta, karena sukses yang sesunguhnya adalah ketika seorang anak bisa membuuat ibunya tersenyum bahagia atas apa yang telah dilakukan anaknya.

Kata Mutiara Islami Tentang Anak :

1. Mengasah dan mendidik anak itu hendaknya sejak anak masih kecil, karena otak anak yang masih kecil itu layaknya kertas putih yang kosong dengan demikian kita akan lebih mudah mengarahkannya ke jalan yang lebih baik, dan sebisa mungkin tanamkan dalam diri rasa tanggung jawab dan targetkan bahwa nasib anak kita harus lebih baik dari orang tuanya.. tentunya menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, berbakti kepada negara dan agama.

2. Jika Allah telah memberikan kepercayaan kepada kita dengan menitipkan anak, maka peliharalah anak itu dan didiklah dia agar menjadi anak yang soleh, anak yang taat kepada orang tua dan tuhannya.

3. Tidak akan ada yang dibawa oleh anak manusia jikalau sudah meninggal dunia kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang saleh mendoakannya.

4. Setiap anak manusia tentunya dilahirkan dalam keadaan suci, jadi seperti apa anak tersebut kelaknya itu bergantung dari didikan orang tuanya.

5. Kokohnya sebuah bangunan yang menjulan tinggi itu bergantung pondasi yang mengawali pembangunan.

6. Seperti kata pepatah yang mengatakan bahwa banyak anak itu banyak rezeki, karena masing-masing anak yang dilahirkan itu membawa rizkinya sendiri, jadi jangan pernah kita menyia-nyiakan seoran anak yang telah Allah titipkan kepada kita.

7. Walaupun kita mencoba mengajarkan anak-anak kita semua tentanng kehidupan, anak-anak kita telah mengajarkan kita semua tentang kehidupan.

8. Anak-anak seperti semen basah, mengapa demikian? karena apapun yang jatuh padanya itu selalu membekas.

9. Anak-anak tidak akan mengingat anda pada hal-hal materi apa yang telahh diberikan, tapi mereka akan mengingat seberapa besar kasih sayang yang diberikan orang tuanya.

10. Anak-anak merupakan peniru alami yang bertindak seperti orangtua mereka, meski orang tuanya telah berupaya mengajarkan hal-hal yang baik.

11. Anak yang saleh itu dapat menyelamatkan kedua orang tuanya dari kobaran api neraka, sebaliknya jika orang tua itu sendiri justru malah salah dalam mendidik maka orang tuanyalah yang akan bertanggung jawab atas dosa yang telah diperbuat oleh si anak.

12. Nasib negara, agama, bahkan dunia sekalipun itu menjadi bagian dari generasi muda yaitu anak-anak, oleh karnanya perlu kita menanamkan jiwa kemandirian pada setiap anak untun membangun sebuah agama, negara, dan dunia yang bermoral dihadapan tuhannya.

13. Yang menjadi penilaian Allah kepada umat manusia adalah akhlak yang bagus dan kuat, oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban setiap orang tua untuk mendidik anaknya supaya menjadi pribadi yang baik serta berakhlak mulia.

14. Seringkali manusia menganggap bahwa hidup dalam bergelimang harta itu adalah bentuk kekayaan, padahal harta kekayaan yang paling berharga itu adalah seorang anak yang telah dititipkan tuhan kepada kita.

15. Merawat anak bagaikan bercocok tanam dikebun, dapat dicontohkan apabila kita menanam bibit cabai kan mustahil nanti kita memanen buah timun.. baik dan buruknya sikap seorang anak itu ditentukan mulai dari dia masih berbentuk lahan kosong yang tinggal bagaimana kita memilih cara untuk mengolahnya

Kata Mutiara Islami Tentang Etiket:

1. Hendaklah kita menjaga mata jika sedang berada dirumah orang lain,jagalah lidah kita jika kita sedang beradaditengah orang ramai, dan patut kita menjaga perangai jika kita sedang berada pada sebuh jamuan.

2. Ada tiga perkara pada diri kita, kita tidak perlu menyebutkannya kecuali supaya dapat diambil pelajarannya, pertama kita tidak perlu mendatangi penguasa kecuali jika diundang, kedua kita tidak perlu masuk pada dua orang kecuali dua orang tersebut telah mempersilahkan kita untuk masuk antara mereka, dan ketiga tidaklah kita menyebutkan seseorang setelah dia pergi dari sisi kita kecuali berbentuk kebaikan-kebaikan.

3. Mahkota yang bertahtakan ratna da mutu manikam itu tidak seberapa jika dibanding dengan mahkota adab dan sopan santun.

4. Mengikuti adab sopan santun, tamu yang tidak mau menghormati diri serta ahli rumah dia temui, maka dia bukanlah orang yang pantas untuk dihormati.

5. Orang beradab sudah pasti pandai menghormati orang dalam keyakinannya, meski dia sendiri tidak memiliki keyakinan sekalipun.

6. Kewibawaan itu biasanya tidak pernah terlihat pada orang yang banyak tertawa, dan orang yang suka menhina orang lain, sudah pasti dia juga akan dihina.

7. Jika kita memakai sandal itu hendaknya kita mendahulukan yang sebelah kanan, apabila mau dilepas utamakan yang sebelah kiri terlebih dahulu,atau bisa sekaligus memakai keduanya dan melepasnya juga harus dengan cara yang bersamaan.

8. Ada sebagian ajaran yang umat manusia masih mengenalnya yaitu “bila kamu tidak malu, maka berbuatlah sesuka hatimu”.

9. Janganlah kita mengusir seseorang yang sedang duduk kemudian kita duduki tempatnya itu, melainkan sebisa mungkin kita harus memberikan kelonggaran dan keluasan padanya.

10. Hendaknya kita mengucapkan salam kepada orang yang lebih tua dari kita, yang sedang berjalan kepada yang duduk, dan yang sedikit kepada orang yang lebih banyak.

11. Jikalau kita menyerupai suatu golongan, maka secara otomatis kita sudah termasuk seperti mereka.

12. Orang yang suka mencela, melaknat, berperangai jahat, dan yang berlidah kotor itu bukanlah termasuk orang mukmin.

13. Berperangai jelek itu dapat kita contohkan dari kita punya anggapan yang jelek.

14. Orang yang termasuk kedalam orang yang baik-baik adalah orang yang paling baik adab sopan santunnya.

15. Kita disunahkan untuk mengantarkan tamu pulang sampai pintu rumah kita.

16. Jika seseorang melongok kedalam rumah tanpa mendapat ijin dari pemilik rumahnya, maka pemilik rumah diperbolehkan mencungkil matanya..

17. Menguap juga termasuk dari (gangguan) setan, maka jika kita mau menguap hendaklah kita berusaha untuk menahannya.

18. Jika kita kumpul bertiga maka janganlah dua orang berbisik tanpa menghiraukan yang lain, hingga kita bergaul dengan manusia, karena yang sedemikian itu membuatnya susah.

19. Menjadi orang yang beriman itu banyak caranya, dengan kita selalu menjaga kebersihan itu juga termasuk beriman.. karna bersih itu sebagian dari iman.

20. Golongan kami bukanlah golongan yang tidak mengasihi dan tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak menghormati orang yang lebih tua, serta tidak beramal ma’ruf dan nahi mungkar.

21. Mengapa Allah memberi kita satu mulut dan dua telinga? jawabannya adalah agar kita umat manusia lebih banyak mendengar dari pada berbicara.

22. Seberapa banyakpun orang mengumpulkan harta, namun yang lebih baik dan berharga adalah adabnya.

23. Apabila rasa malu itu tidak ada pada dirimu, maka kamu bebas berbuat apa saja.

24. Tutur kata yang manis akan mempermudah kita dalam mencari teman dan akan selalu harmonis dalam pergaulan.

25. Jika kita tidak berhak untuk mendengarkan suatu pe,bicaraan, maka kita tidak boleh mencoba masuk kedalamnya.

26. Keturunan itu tidak akan menjamin seseorang dalam kemuliaan, akan tetapi kemuliaan itu tergambar dari adab atau budi pekertinya.

27. Perlu kita ketahui bahwa penyakit yang dapat menular itu tidak hanya penyakit medis saja, melainkan ada penyakit lain yang sangat berbahaya yaitu kerusakan budi pekerti/akhlak.

28. Manusia yang paling baik yaitu manusia yang baik budi pekertinya dan bermanfaat bagi orang lain.

29. Semua hal didunia ini yang jika itu banyak bisa menjadi murah, tapi tidak untuk budi pekerti.

Tak banyak yang dapat saya sampaikan, mungkin seperti itulah rangkaian Kata Mutiara Islami Tentang Ibu, Anak, Dan Etiket pada kesempata kali ini. kurang dan lebihnya mohon dimaapkan, marilah kita sama-sama belajar lebih banyak lagi mengenai kata mutiara diatas, dan yang lebih utama semoga ini bisa bermanpaat dan menjadi motifasi dalam kehidupan nyata yang kita jalani.
mungkin anda juga tertarik dengan artikel sebelumnya Kumpulan Kata Mutiara Islami Tentang Komunikasi sampai jumpa.

author
Author: