Kumpulan pantun saling berjanji terbaru

No comment 289 views

Pantun adalah puisi melayu yang lama dan asli indonesia, pantun terdiri atas sampiran dan juga isi yang rima-nya a-b-a-b. Kata pantun adalah kata yang berasal dari bahasa jawa kuno yang berartikan tuntun (mengatur serta menyusun). Pantun merupakan salah satu karya yang bukan hanya mempunyai irama serta rima yang bagus, tetapi juga memiliki makna yang penting. Awalnya pantun adalah karya sastra indonesia lama yang terungkap secara lisan, tetapi dengan se-iring kemajuan jaman, saat ini pantun sudah terungkap secara tertulis.

Kumpulan pantun saling berjanji terbaru, Pantun saling berjanji

Berikut ini adalah pantun saling berjanji versi baru, yang bisa memotivasi anda semua

Taman melati di kebun kurma
Tidur bersampingan berdua
Jika mati kita-kita bersama
Satu kubur kita berdua

Tidur bersampingan berdua
Menanam melati bersusunan tangkai
Satu kubur kita berdua
Jika boleh bersusunan bangakai

Menanam melati bersusunan tangkai
Menanam padi satu-persatu
Jika boleh bersusun bangkai
Daging hancur menjadi satu

Menanam padi satu-persatu
Anak lintah di dalam dunia
Daging hancur jadi satu
Tanda-nya cinta dalam dunia

Bila roboh kota sumatera
Papan di jawa saya dirikan
Bila sungguh kanda berkata
Raga dan jiawa saya serahkan

Ikan di laut ayam di darat
Di dalam kuali bertemu dua
Hati terpaut janji pun diikat
Atas pelaminan bertemu juga

Sangat garang datuk berkuda
Musuh melanggar habis di tendang
Dulu seorang kini berdua
Hidup bersama susah dan senang

Dengarkan-lah ayah berpesan
Anak menantu, ayah ingatkan
Berbagi kasih sayang sesama insan
Janganlah cepat menjadi bosan

Berantem di Tanjung Kandis
Berlayar di hadang angin utara
Lagi berhadapan mulut-nya manis
Berbalik belakang lain bicara

Ambil papan di atas batu
Hendak pergi ke papua
Bila tuan berkata begitu
Pagi hari kakanda bawa

Anak kuda memakan gergaji
Panda di jawa di keluar-kan
Bila kakanda ungkirkan janji
Raga dan jiwa saya serahkan

Terang bulan buah pepaya
Raja mesir bertenun kain
Tuan di pandang bertambah gaya
Rasa-ku tidak beralih pada yang lain

Aki-aki ke Bangka dulu
Tersenyum padaku panglima-nya
Bila kasih sabar dahulu
Nantikan saja bahagia-nya

Nah itulah pantun saling berjanji versi terbaru dari kami, semoga bisa menjadi motivasi untuk anda semua. Buah durian di makan burung cendrawasih, Cukup sekian dan terimakasih.

author
Author: