Motivasi Kerja Dalam Islam : Menikmati Proses Menjemput Rezeki (Ikhtiar)

Motivasi Kerja Dalam Islam : Menikmati Proses Menjemput Rezeki (Ikhtiar) -Islam sebagai salah satu agama yang banyak dianut oleh orang Indonesia mengajarkan pada setiap umatnya untuk selalu melakukan pekerjaan dengan sunggguh-sungguh. Kita pun akan banyak sekali menemukan motivasi kerja islam yang akan membuat kita semua makin semangat dalam menjemput rezeki yang halal.

Advertisements


Bekerja merupakan salah satu cara kita bukan hanya untuk meningkatkan taraf hidup menjadi lebih baik saja, namun juga bisa menjadi ajang bagi kita untuk lebih dekat dengan Allah. Sebagai agama yang tidak kulot, islam mengajarkan adanya tawakal dalam berikhtiar dan ikhtiar dalam bekerja. Antara ikhtiar dan tawakkal merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa terpisahkan satu sama lainnya.

Motivasi Kerja

Dalam bekerja kita tidak boleh hanya memikirkan bagaimana cara kita untuk bisa mendapatkan uang sebanyak mungkin. namun, kita pun harus mengamalkan banyak hal agar uang yang kita dapatkan dari kerja tersebut akan menjadi lebih halal dan juga lebih bermanfaat bagi hidup kita. Tentunya motivasi kerja yang ini sudah banyak dianut sejak zaman Rasulullah dan sudah banyak diamalkan juga oleh sahabat-sahabatnya juga. Di dalam harta atau uang yang kita dapatkan selama melakukan kerja tersebut masih ada bagian dan juga hak orang lain yang harus kita berikan. Maka dari itu, amalan di dalam melakukan pembersihan harta hasil kerja harus dan bisa kita lakukan juga sekarang ini.

Banyak motivasi kerja di dalam islam yang akan mengajarkan bagaimana seseorang akan bisa membuat harta yang mereka bukan hanya menjadi lebih banyak saja namun juga menjadi makin barokan. Di dalam melakukan dan mengatur pengeluaran harta beberapa ulama berpendapat ada 3 aturan yang harus kita perhatikan dalam mengatur pengeluaran harta hasil kerja, diantaranya adalah :

  1. Pengeluaran untuk keluarga, orang terdekat, pribadi dan juga orang tua harus kita berikan tanpa perhitungan, bersikap sederhana dan jangan sampai terlalu boros di dalam mengeluarkan semua hasil dari kerja yang sudah kita lakukan selama ini.

Selain memang hasil kerja kita wajib berikan kepada keluarga, tentunya tidak ada salahnya untuk menyisihkan hasil kerja yang sudah kita dapatkan tersebut kepada orang sekitaran kita yang masih banyak yang membutuhkan bantuan. Hal ini akan membuat rezeki dari kerja yang sudah kita lakukan tersebut akan menjadi lebih afdhol dan barokah tentunya.

  • Jangan pernah melupakan yang namanya penunaian zakat dan hak Allah. Dalam beberapa hadist memang sudah disebutkan tentang kewajiban bagi kita untuk melakukan zakat dan juga pemenuhan hak lain yang sudah ditentukan oleh agama islam. Pemenuhan zakat menurut islam ini akan menjadi salah satu cara kita di dalam membersihkan harta kita dan juga akan membuat rezeki dari kerja yang kita dapatkan juga akan menjadi makin barokah.
  • Melakukan silaturahmi dengan saudara jauh. Ketika kita sudah ada rezeki kerja yang berlebih, maka tidak ada salahnya untuk berbagi kepada saudara jauh kita. Memberikan sedikit saja hasil kerja selama ini kepada orang yang kelaparan dan membutuhkan akan sangat berpengaruh kepada setiap amalan kita yang akan dihitung di hari akhir.

Di dalam bekerja dari beberapa motivasi kerja islam yang ada memang banyak yang menganjurkan untuk melakukan kerja dengan sepenuh hati dan tanpa melupakan yang namanya tawakal. Karena dengan bekerja dan berdoa, maka rezeki dari hasil kerja yang kita dapatkan akan sesuai dengan apa yang kita mau.